Copy Paste

He? Maksudnya apaan? Copy paste yah copy paste…. Yah artinya kita membuat kopian dari sebuah kata/tulisan yang kemudian di ‘cetak’ ulang….. Tapi, copy paste sekarang punya banyak arti. Salah satu contohnya, kayak meng-copy file dari satu folder ke folder lainnya. Itu namanya juga Copy Paste

But somehow, arti copy paste itu sangat berambigu. Sebagai contoh, orang yang me-repost karya tulis seseorang bisa dibilang orang itu melakukan copy paste. Lha, tambah bingung kan? Yah sebenernya arti dari kata Copy Paste itu sendiri bisa mempunyai banyak arti. Ada yang bermakna positif ada juga yang bermakna negatif.

Nah, kalo yang bermakna positif kita kan udah tau contohnya. Kayak meng-copy paste karya seseorang tapi dengan mencantumkan nama pembuat karya tersebut. Tapi sayangnya, jaman sekarang yang namanya copy paste udah menjurus ke arah yang lebih negatif. Why?

Yah, Copy Paste yang negatif bisa berarti Plagiat atau biasa dikenal dengan nama ‘Pembajakan’. Nah yang namanya Pembajakan itu sendiri sekarang sudah populer. Apalagi di negara kita yang tercinta ini. Di negeri kita, yang namanya pembajakan sudah dianggap wajar dan normal. Jadi kita tidak heran jika salah satu karya buatan anda kemudian di-claim jadi milik orang dan kemudian dipublikasikan ke publik. Tentu saja, kita sebagai pembuat/pencipta karya tersebut tidak senang dan merasa jengkel.

Hal ini terjadi hari ini, tepatnya tadi pagi. Teman saya, Rea_sekar, salah satu karyanya di repost oleh seorang blogger yang di blognya itu, dia tidak mencantumkan sumber dari artikel tersebut. Yah, tentu saja teman saya itu kemudian langsung protes dan langsung memberikan komen di blog si Plagiat itu.

Yah, itu salah satu contoh Copy Paste yang akhir-akhir ini sedang marak. Apalagi di blogsophere. Entah apa yang dipikirkan oleh para Plagiat itu. Apakah mereka sekedar ingin mencari kepopuleran dengan mencolong karya orang? Perlukah kita ‘membasmi’ para plagiat itu?

7 Tanggapan to this post.

  1. Copy paste memang awalnya begitu ambil sana letakkan sini.
    Di dunia blog = meniru. :P
    Meniru dan meniru ada bedanya.
    Meniru tanpa menyebut sumbernya, jelas HARAM.
    Meniru dengan menyebut sumber, ya remeng-remenglah.
    Sama halnya dengan PEMBAJAKAN. Arti awal, pekerjaan petani di sawah kongsi dengan kerbau (sekarang pakai kebo besi alias traktor).
    Di dunia tulis menulis, pembajakan artinya pencurian. ;)
    Yang paling bagus memang karya orisinal. :P
    Tapi sulitnya minta ampiuuuun :mrgreen:

    Balas

  2. Pernah tulisan aku di-kopas ama seorang blogger Malaysia (tulisan sampah, sih), meskipun dia bilang kalau itu hanya kopas dari blog orang :evil:

    Balas

  3. Di blog temen saudara itu :mrgreen: , sudah ada banner jacp. Tapi ternyata tidak berpengaruh :twisted: .

    Fenomena pencurian yang dilakukan oleh para plagiator tak bertanggung jawab memang sudah sangat sering terjadi di dunia maya ini. Sudah banyak yang melakukannya.

    Keuntungan yang didapat dari sang pencipta asli (nah lho?) adalah itu berarti secara tidak langsung telah menobatkan bahwa suatu karya adalah layak baca dan bagus. Saking bagusnya sampai dikopas :lol: .

    Balas

  4. Sudah sering terjadi kok, mas. :) Dan, sayangnya, orang-orang seperti itu akan terus bermunculan. Saya sempat jadi korban beberapa kali.

    Tapi itu justru membuktikan bahwa tulisan yang diplagiat adalah tulisan hebat, kan? :mrgreen:

    Balas

  5. Sudah sering terjadi kok, mas. :) Dan, sayangnya, orang-orang seperti itu akan terus bermunculan. Saya sempat jadi korban beberapa kali.

    Tapi itu justru membuktikan bahwa tulisan yang diplagiat adalah tulisan hebat, ‘kan? :mrgreen:

    Balas

  6. Susah bro ngebasmi yang kek begitu…
    Tapi memang harus diusakan…
    Karya orisinil betapapun jeleknya harus dihargai!

    Balas

  7. yeah, berarti emang bener bahwa tulisan gue itu hebat sampe dikopas sama orang laen!!

    narsis mode: active

    Balas

Tanggapi posting ini