Kalo bicara pekerjaan, tentu pikiran kita akan tertuju pada hal-hal yang negatif. Apa boleh dikata, pekerjaan merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh kita agar dapat membiayai kehidupan kita. Jika engga’ punya pekerjaan, hal itu yang akan menjadi masalah besar. Apakah anda tahu, sekitar setengah populasi di dunia ini, yang sebagian besarnya penduduk negara berkembang terdiri dari para pengangguran? Hal ini sangat memprihatinkan jika anda melihat ini dari sisi yang berbeda. Lalu apa yang menyebabkan mereka menjadi seorang pengangguran?
Di Indonesia, banyak saudara kita yang berteriak kepada pemerintah untuk diberikan pekerjaan. Tapi entah kenapa, saya sedikit bingung dengan perlakuan masyarakat Indonesia. Mereka selalu mengandalkan pemerintah. Sedangkan mereka sendiri tidak berusaha mencari pekerjaan yang layak. Lalu jika lamaran kerja mereka tidak diterima di suatu perusahaan, apakah itu juga salah pemerintah? Di dunia ini, banyak perusahaan-perusahaan kelas atas yang kesulitan mencari tenaga kerja terampil. Akan tetapi, hal ini justru terbalik jika dibandingkan dengan Indonesia yang justru kesulitan mencari lapangan pekerjaan.
Yah, di Indonesia sebenernya banyak tenaga kerja. Tapi sayangnya kebanyakan tenaga kerja yang ada di Indonesia berupa tenaga kerja kasar. Sedangkan, perusahaan-perusahaan kelas atas tersebut membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan professional. Bagaimana kita menyelesaikan simpul yang rumit ini? Sebenernya sih gampang aja. Kita sebagai rakyat biasa hanya dituntut untuk memiliki skill. Kalo udah ada kemampuan khusus, kita sudah dipastikan dapat bernapas lega. Lalu setelah memiliki kemampuan/skill tersebut, kita harus mencari perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuan kita.
Ada beberapa skill dan syarat-syarat tertentu yang biasanya dibutuhkan perusahaan kelas atas. Pertama, kemampuan bahasa Inggris. Di era globalisasi ini, kemampuan bahasa Inggris sangat dituntut dalam suatu pekerjaan. Hampir tidak ada satu pun pekerjaan yang tidak membutuhkan bahasa Inggris. Oleh karena itu, kemampuan bahasa Inggris yang bagus sangat berpengaruh terhadap peluang seseorang yang sedang mencari pekerjaan. Kedua, yaitu dibutuhkannya tenaga kerja professional. Yang dimaksud tenaga kerja professional disini yakni seseorang dituntut untuk bekerja sesuai dengan kemampuannya, dan tetap fokus saat bekerja. Biasanya perusahaan-perusahaan membutuhkan seseorang yang bekerja cepat, tetapi dengan hasil yang memuaskan. Jika ada seseorang yang males, maka jelas dia tidak dibutuhkan di sebuah perusahaan kelas atas. Seseorang yang memiliki kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi yang baik akan dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar. Maksud disini, perusahaan membutuhkan seseorang yang dapat menarik para konsumen. Untuk menarik para konsumen, maka seseorang harus memiliki kemampuan berbicara yang baik. Jika tidak, maka para konsumen pun tidak tertarik akan suatu produk perusahaan tersebut. Memiliki wawasan yang luas menjadi syarat yang terakhir yang dibutuhkan suatu perusahaan. Jika anda bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi, maka anda harus memiliki semua wawasan yang terkait dengan telekomunikasi. Hal ini sangat berpengaruh terhadap pekerjaan mereka.
Yah, mungkin segitu aja. Oya asal tahu aja, sebenernya saya sendiri belum bekerja. Dan saya mendapatkan tips tersebut dari om saya yang sekarang bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi. Thanks for the info. Itu semua hanya sekadar tips biasa. Tips tersebut tidak akan bekerja jika anda sendiri tidak mau berusaha untuk memenuhi itu semua



Posted by neorhazes on 26 Januari 2008 at 1:44 pm
hhm..
kerja itu butuh atau harus yah?
bingung aing..
memang di indonesia ga ada lowongan, master aja belom tentu dapet kerja..
kita harus kreatif!
Posted by neorhazes on 26 Januari 2008 at 3:02 pm
oh ya, pertamax !
Posted by scarion on 26 Januari 2008 at 3:33 pm
kerja itu harus butuh atau butuh karena harus?
Posted by nixfar on 26 Januari 2008 at 5:58 pm
@neorhazes
Ahaha~~ yang master aja ga’ dapet kerjaan gimana yang lebih rendah lagi ?
@scarion
sebuah kalimat yang memiliki ambigu
Posted by StreetPunk on 26 Januari 2008 at 8:08 pm
Setelah semuanya terpenuhi, tinggal satu lagi yang diperlukan: kejelian untuk melihat segala peluang
.
.
Kalau hal itu nggak dimiliki, master pun bisa kesulitan mendapat pekerjaan
Posted by Cynanthia on 26 Januari 2008 at 9:48 pm
Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan oleh banyak sekolah tinggi di Indonesia: materi pembelajaran kerapkali tidak sesuai dengan kebutuhan. Contohnya? Diajari strategi berdagang dalam industri besar, padahal yang dibutuhkan adalah strategi berdagang dengan modal seadanya
(serius, lho)
Posted by rasta on 24 Juni 2008 at 4:00 pm
sulitnya mencari pekerjaan karena negara tidak peduli terhadap rakyat. seharusnya pemerintah menyediakan lapangan kerja. apa tanggungjawabnya sebagai aparatur negara.
Posted by Miftacholic on 14 Juli 2008 at 11:36 am
Diriku mah setuju tuh sama Cynanthia, pendidikan di kita membentuk pemuda Indonesia jadi pekerja bukan pemberi lapangan kerja alias ga mandiri. mreka diajari berbagai ilmu yg ga penting, cuman buang-buang duit, mubadzir. mreka mengasah otaknya tapi ga ngasah mentalnya jadi seorang entrepreneur. salah satu korbannya ya diri Q he…8x